KABUPATEN WONOSOBO -- Program Ramadhan Fest yang digelar oleh Komunitas Jatayu (Jalantoro Bersatu rahayu) berkolaborasi dengan Lazismu Wonosobo berlangsung meriah di kawasan Jalantoro, Sambek, Wonosobo (28/02/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus penguatan ekonomi umat di bulan suci Ramadan. Ratusan warga tampak antusias mengunjungi stan-stan pelaku usaha mikro yang turut meramaikan agenda tersebut.
Dalam kegiatan ini, Lazismu Wonosobo menyalurkan program pemberdayaan UMKM kepada 15 penerima manfaat dalam bentuk penambahan modal dan sarana publikasi. Program ini merupakan bagian dari komitmen Lazismu dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil yang membutuhkan tambahan modal dan pendampingan usaha selama Ramadan.
Adapun pelaku usaha yang menerima manfaat program pemberdayaan UMKM di antaranya penjual nasi jagung dan lalapan, nasi rames, dimsum, takoyaki, stiky milky, es teler, serta berbagai produk kuliner lainnya. Ragam menu yang ditawarkan tidak hanya menarik minat pengunjung, tetapi juga memberikan peluang peningkatan omzet bagi para pelaku usaha selama kegiatan berlangsung.
Direktur Lazismu Wonosobo Tabah S. Pambudi menyampaikan bahwa kolaborasi bersama Komunitas Jatayu menjadi langkah strategis untuk memperluas dampak program sosial dan ekonomi. Selain sebagai ajang berbagi keberkahan Ramadan, kegiatan ini juga menjadi wadah promosi bagi UMKM lokal agar semakin dikenal masyarakat luas. “Komitmen Lazismu untuk terus mendorong UMKM bergerak dan bertumbuh untuk meningkatan nilai ekonomi keluarga terus kita galakkan, agar kemandirian terwujud dan harapannya berlahan menuju muzaki dikemudian hari” imbuhnya.
Melalui Ramadhan Fest di Jalantoro, Sambek Wonosobo, diharapkan semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi umat terus tumbuh. Lazismu Wonosobo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang berdampak nyata, sehingga zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.